Mumpung libur, ada baiknya menulis sesuatu yang sempat tertunda kemarin.

Beberapa hari yang lalu, dalam perjalanan pulang dari lab, saya seperti biasa ngelamun memikirkan hal-hal aneh yang seketika hinggap di pikiran. Pemantik pikiran saya malam itu adalah sebuah buku berjudul “Menghidupkan Mimpi ke Negeri Sakura”. Sebuah buku yang diiniasi oleh Bos Gagus Ketut dengan menggandeng beberapa teman lainnya di PPI Osaka-Nara. Buku ini kurang lebih bercerita tentang pejuangan menggapai impian untuk bersekolah di Jepang. Walaupun saya belum membaca buku ini, sudah terbayang bagaimana kisah-kisah penuh suka duka tersebut diuntai dengan apik sehingga menghidupkan bara setiap orang yang membacanya. Buku ini pun sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan (kalau nggak salah) mendapat dukungan langsung oleh Osaka University. Sungguh sebuah karya yang sangat patut untuk diapresiasi.

Saya kemudian jadi kepikiran bahwa tulisan-tulisan berisi pengalaman perjuangan seseorang untuk bisa mencapai sesuatu memang sudah seharusnya dibukukan dan disebarkan dalam bentuk yang masif supaya setiap orang bisa terinspirasi untuk mengikuti jejak ataupun melakukan hal yang lebih baik. Sudah terlalu banyak aura-aura negatif bernada pesimis yang serta merta memadamkan api-api yang baru saja mulai menyala. Nada-nada nyiyir, tidak percaya, meragukan, dan beragam komentar lain yang bisa membuat orang menjadi sangsi untuk menentukan takdirnya sendiri. Lalu kemudian memilih untuk mencari jalur yang aman dengan hasil yang sudah pasti. Buku-buku seperti inilah yang bisa menjadi fondasi dasar untuk membangun sebuah motivasi yang kuat dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.

Semakin banyaknya anak-anak muda Indonesia yang mempunyai kesempatan untuk bersekolah ke luar negeri, memberikan harapan-harapan besar untuk kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Saya berpikir, selain dari segi akademis, tentu saja anak-anak muda tersebut bisa mengalami banyak hal lain di luar kehidupan sekolahnya. Seperti misalnya, kalau di Jepang, bisa mengalami akses transportasi yang sangat mudah, murah dan terjangkau atau bisa merasakan birokrasi yang sangat rapi (walaupun kadang agak menyebalkan) dengan pelayanan yang sangat prima.

Pengalaman ketinggalan handphone di bandara Kansai memberikan saya semacam pemikiran untuk menginiasi pembuatan cerita yang lain. Saya berpikir akankah sangat luar biasa bila para anak-anak muda ini bisa meluangkan sedikit waktunya untuk menuliskan pengalaman-pengalaman berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi negara yang dia tinggali lengkap dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat. Kebijakan tentang pendidikan, tata kota, tata pemerintahan, transportasi publik, asuransi, dan berbagai macam hal lainnya. Atau hanya berupa pengalaman keseharian berinteraksi dengan masyarakat setempat pun, sebenarnya layak juga untuk dicerna dan diceritakan ulang.

Misalnya, di daerah tempat tinggal saya di Minoo, kita bisa dengan sangat gampang menemukan taman dan area publik yang bisa digunakan untuk olahraga, berlatih musik, ataupun sekedar sebagai tempat berkumpul bersama untuk menikmati sakura. Akan menjadi cerita yang sangat menarik bagaimana para mahasiswa itu berefleksi tentang keberadaan taman tersebut. Bagaimana ide-ide baru dan (mungkin) brilian bisa saja muncul secara tidak sengaja pada saat melamun di taman atau bagaimana taman tersebut bisa menjadi sarana untuk melepaskan penat karena rutinitas yang tanpa henti.

Banyak hal-hal positif yang bisa ditemukan di negara-negara yang kita kunjungi, apalagi kita tinggal dalam waktu lama di negara tersebut. Mungkin akan ada ratusan ide-ide out of the box terkait dengan kebijakan pemerintahan yang bisa kita pelajari dari negara tersebut. Bisa dibayangkan, bila satu negara bisa menghasilkan satu buku berisi 15-20 hal positif tentang negara yang dia tinggali, ada berapa banyak hal positif yang bisa dikembangkan Indonesia di masa depan dari hanya membaca buku-buku tersebut. Sebuah buku yang mungkin akan menginspirasi anak-anak muda yang bila pada saatnya nanti menjadi pemimpin (dalam ranah apapun) untuk bisa keluar dari sistem lama dan mencetuskan hal-hal baru. Saya mulai bisa membayangkan dampak viral yang mungkin akan bergulir ketika proyek ini bisa dieksekusi dengan baik. Dan, di masa depan, perpaduan antara visi + semangat + implementasi yang konsisten + lingkungan yang kondusif tentu akan membuat Indonesia bisa tumbuh sebagai negara yang mampu menjadi RUMAH yang nyaman bagi siapapun yang tinggal di sana dan bisa memfasilitasi setiap penghuninya untuk berkembang pesat sebagai  seorang manusia. Hehe.

Mau dieksekusi?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s