Ini adalah tulisan menyambut valentine. Ya, walaupun nggak banyak yang merayakan dengan perasaan bahagia et causa habis putus cinta, jomblo yang tak berujung, LDR, atau segala macam hal yang bisa membuat Valentine menjadi saat-saat paling kelabu.  Saya yo sakjane nggak merasa cukup capable untuk ngomongin ini sih, lah wong pacaran mung 2 kali, minim pengalaman, bahaha…Tapi gapapalah, buat iseng..

Di sini banyak sekali drama-drama pengejaran cinta yang dilakukan para lelaki. Wajar saja, di negeri orang, tentu butuh teman yang bisa diajak pergi kemana-mana to? Bisa diajak nonton bareng, masak bareng, nyuci bareng, pijet bareng, dan segala aktivitas lain. Nah, masalahnya, banyaknya perbedaan pemikiran antara lelaki dan perempuan membuat proses PDKT menjadi mubazir, sia-sia, dan tidak efektif. Ada lelaki yang mendekati dengan membabi buta tanpa strategi, ada yang cuma pasif, ada yang cuma berani curi-curi pandang, ada yang ngomong doang, ada yang salah interpretasi kelakuan trus jadinya malah bubar, hashhh…pokoknya banyak banget yang bisa bikin drama-drama nggak jelas…

Biasanya permasalahan paling mendasar dari hubungan lelaki dan perempuan adalah soal interpretasi ucapan, kelakuan, dll. Lelaki itu adalah orang paling predictable yang pernah diciptakan Tuhan. Makhluk yang bodoh dan sangat superficial. Kita nggak pernah terbiasa untuk menyembunyikan sesuatu sehingga kalau dia bilang A ya berarti maksudnya A. Nggak ada maksud lain. Kalau semisal dia tertarik dengan wanita tertentu, ya pasti dia akan mengejar dengan segala macam modus yang dia kuasai, kalau semisal dia nggak tertarik ya berarti dia nggak akan seagresif itu dalam berkomunikasi.

Lain halnya dengan wanita, mereka adalah makhluk yang paling tidak bisa ditebak. Bahkan, beberapa sumber mengatakan bahwa mereka menganggap kalau mereka tau apa yang mereka mau, padahal yo nggak tau juga apa yang mereka inginkan. Ha pusing to jadinya…Ucapan ataupun kelakukan mereka bisa jadi multiinterpertasi. Ucapan “Nggak papa” aja bisa diterjemahkan menjadi lebih dari 10 arti. Padahal, kita selalu menangkap ucapan seperti apa adanya, kalau si cewek bilang “nggak papa” yang berarti emang beneran nggak papa, kita nggak akan pernah bisa mikir kemungkinan-kemungkinan dibalik ucapan mereka. Alhasil, sering sekali usaha pedekate menjadi gagal gara-gara salah analisis macam ini. Padahal sebenernya, kalau kita mau menelisik lebih dalam lagi, perubahan kelakuan dan nada bicara mereka itu bisa terbaca dengan jelas lho..Tapi ya emang kitanya aja yang bodo sehingga kode-kode semacam itu gagal diterjemahkan oleh otak kita yang terbatas..hahaha..Ketidakmampuan kita untuk menangkap kode dan menerjemahkan apa yang wanita mau selalu berhasil menjadi biang kegagalan kita dalam berhubungan. Hal ini sebenarnya bermula dari sifat dasar lelaki yang cenderung egois. Mereka lebih sering memikirkan diri mereka sendiri sehingga jarang sekali ada ruang untuk belajar tentang kepekaan terhadap wanita.

Peka terhadap perubahan yang terjadi pada wanita yang kita sukai akan membawa proses pedekate kita pada level yang selanjutnya. Wanita itu (kayanya)  terlahir sebagai seseorang yang ingin dianggap spesial dan diperhatikan. Jadi, kalau kita bisa menangkap detail kecil dan memberikan komentar tanpa kelihatan terlalu gombal, itu bisa jadi poin plus tersendiri. Hahaha. Misalnya aja, cewek yang kalian deketin baru aja potong rambut. Biasanya komentar yang muncul adalah “Widih..jadi tambah cantik nih habis potong..” — kadang komentar kaya gini bisa dianggap terlalu gombal. Nah, mungkin pick up line nya bisa diganti “Woho..kayanya tambah kelihatan seger aja nih habis potong” –(seger? Lu kire sayuran) — Tetap memberikan pujian tanpa terlihat menggombal adalah salah satu jurus yang wajib dikuasai juga. Cewek juga males lagi kalo ketemu cowok yang kerjaannya gombal muluk.

Nah, itu baru dua point..masih ada beberapa tips-tips cupu yang akan dibagikan..nantikan episode selanjutnya..bahahaha..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s