Beberapa minggu lalu saya baru saja mengurus CoE untuk Ibu Adriana (/i) Netiasa yang berencana akan menuju ke tanah perjuangan dalam waktu dekat. Dokumen ini adalah syarat mutlak untuk bisa tinggal di Jepang selama >90 hari. Dokumen ini akan digunakan untuk pembuatan visa di Kedubes Jepang. Setelah browsing dan tanya sana sini, akhirnya saya berhasil mendapatkan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan CoE.

Berikut adalah tahapan-tahapan yang harus dilalui:

  1. Formulir aplikasi CoE (ada di web imigrasi Jepang — http://www.immi-moj.go.jp/english/tetuduki/kanri/shyorui/01.html)
  2. Surat kesanggupan menjadi guarantor (ada di web itu juga)
  3. Untuk pasangan, terjemahan surat nikah dalam bahasa Jepang (untuk syarat ini, ada teman yang berhasil mendapatkan dokumen tanpa menerjemahkan surat nikah. Tapi untuk jaga-jaga mending diterjemahin aja deh…)
  4. Fotokopi surat nikah (yang asli dibawa untuk ditunjukkan)
  5. Certificate of enrollment yang dikeluarkan oleh universitas jika pelajar atau surat bukti sebagai pekerja
  6. Bukti penghasilan:
    1. Kalau monbusho bisa pakai sertifikat monbusho nya (minta ke pihak kampus)
    2. Kalau beasiswa LPDP bisa memakai LoG dari LPDP
    3. Kalau private-funded student bisa menyiapkan bank of reference dari bank di Indonesia. Tidak ada nominal yang harus dipenuhi, ya paling tidak bisa untuk hidup sepanjang durasi tinggal yang dikehendaki.
    4. Kalau pekerja, bisa minta ke perusahaan atau bukti pembayaran pajak
  7. Fotokopi residence card (yang asli juga harus dibawa)
  8. Fotokopi paspor diri sendiri (paspor yang asli juga dibawa)
  9. Fotokopi paspor suami/istri/anak yang akan diundang
  10. Pas foto suami/istri/anak yang akan diundang ukuran 3×4 cm, berwarna, tanpa latar belakang.
  11. Amplop berperangko 430 yen, ditulis nama lengkap dan alamat rumah di Jepang. Ukuran amplop kalau bisa lebih kecil dari ukuran B5.

Setelah memenuhi seluruh persyaratan, silakan memasukkan dokumen tersebut, bisa melalui pihak kampus atau datang langsung ke pihak imigrasi Jepang di Osaka yang beralamat di Cosmosquare. Bisa diakses melalui tautan di bawah ini:

http://www.kansaigaidai.ac.jp/asp/pdf/current_students/01_student_handbook/Osaka_Regional_Immigration_Office.pdf

Bila ada kekurangan dokumen, biasanya dalam 3-4 hari akan datang surat pemberitahuan dari pihak imigrasi untuk melengkapi dokumen. Bila dokumen sudah lengkap semua, biasanya butuh waktu sekitar 3 minggu untuk prosesnya. Pengiriman dokumen ke Indonesia disarankan menggunakan EMS lewat JP Post (harganya 900 yen), dalam seminggu biasanya sudah sampai ke alamat tujuan.

Tips: Jangan pernah mengirim dengan tarif biasa, soalnya surat yang saya kirim dengan tarif biasa (270 yen kalau tidak salah), tidak sampai ke alamat tujuan di Indonesia. Mending bayar agak mahal, tapi dokumen bisa sampai dengan selamat. Hahaha. Kecu tenan.

Okay, sebegitu dulu untuk syarat pembuatan CoE, kalau mau tanya silakan menghubungi ^^Y

Advertisements

One thought on “Mengundang Keluarga ke Jepang: Cara Mengurus Certificate of Eligibility (CoE) di Osaka

  1. Hi,
    Sy Erlinda. Mau tanya dong tentang COE ini.
    Apakah bisa suami saya menjadi guarantor & apply COE untuk istri & anak tiri (anak dari pernikahan istri yang sebelumnya) ? Kindly share info ya.
    Thanks.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s