Selama menginjakkan kaki di Jepang, saya sudah cukup banyak berurusan dengan polisi, mungkin ada sekitar 8-9x saya dimintai keterangan soal identitas dan status saya.

Kejadian pertama terjadi pada saat saya berlibur ke sini pada tahun 2012, baru saja keluar dari gate bandara, saya sudah harus menyerahkan paspor untuk dicatat oleh polisi, hanya gara-gara saya lupa cukur brewok plus waktu itu lagi gendut2nya, ya udah lengkaplah penampakan saya untuk dicurigai oleh mereka. Hitam, gendut, brewokan. Kejadian itu terjadi selepas saya berada di imigrasi selama hampir 5 menit untuk dimintai keterangan tambahan (biasanya cuma diminta paspor, terus udah) tentang alamat, dsb. Ya mungkin karena alasan yang kurang lebih sama.

Masih di hari yang sama, saya dan mas Boni (kakak sepupu) dihampiri polisi di kawasan Umeda karena kita duduk di lantai (kayak di terminal kae lho),  sewaktu menunggu teman. Habis itu masih pula didatengin lagi gara-gara ngerokok sembarangan. hahaha. Kecu tenan.

Tapi kejadian yang paling epik terjadi pada bulan-bulan pertama saya tinggal di sini. Waktu itu, mungkin sekitar jam 9 malam, saya baru jalan dari stasiun menuju asrama. Di tengah jalan, saya sudah ditunggu oleh mobil polisi yang langsung menyuruh saya untuk masuk ke mobil mereka. “Waduh, salah apa nih ane? Kayanya nggak ngelakuin apa-apa” Di dalam mobil, mulailah mereka membongkar isi dompet, tas, grepe-grepe pantat saya (duuhhh…untung polisinya kaya song jong ki…). Waktu mereka menemukan kartu mahasiswa saya, mereka masih saja meneruskan menggeledah isi tas seolah-olah saya akan melakukan tindakan kriminal. Akhirnya, karena mereka tidak bisa bahasa Inggris, saya menelepon Echa untuk berbicara dengan mereka. Ternyata, itu adalah prosedur rutin yang biasa mereka lakukan. Hanya semacam razia terhadap orang asing gitulah. Ya, saya maklum sih, dengan tampang yang sangar, brewokan, trus agak botak kayak gini. Ya mirip-miriplah sama anggota geng kriminal.

Eh, ternyata setelah ditelpon oleh Echa, mereka masih menginterogasi saya. Mereka bertanya (bermodal google translate), “Kamu bawa pisau nggak? Kamu mau menyerang orang lain nggak?” Kira-kira mungkin gitu pertanyaannya, saya juga udah agak lupa. Tapi intinya, mereka masih mempertanyakan identitas saya waktu itu. Untungnya, setelah beberapa saat, saya pun dilepas tanpa kurang suatu apapun.Hahaha. Semenjak kejadian itu, masih ada beberapa kali lagi saya diberhentikan dan ditanyai oleh polisi, tapi memang kejadian itu yang paling parah sih. Kayanya belum pernah ada orang Indonesia  yang sampai dimasukin ke mobil polisi, diinterogasi dan digeledah. Daebak banget.

Nah, bagusnya adalah sepanjang pengalaman saya. Polisi-polisi di sini tu sopan-sopan dan nggak ngajak ribut gitu. Mereka melakukan prosedurnya dengan baik, menanyakan dengan intonasi rendah, dan tetap menghargai saya yang adalah orang asing. Paling tidak perlakuan mereka untuk orang yang dicurigai sebagai pelaku kriminal masih dalam batas yang wajar. Saya yang diinterogasi pun merasa santai-santai saja karena toh saya nggak bersalah dan mereka juga nggak berusaha untuk mencari-cari kesalahan, kaya oknum-oknum polisi di Indonesia.

Tapi saya nggak tau di daerah lain, mungkin karena tempat tinggal saya masih di kawasan kampus, mereka sudah terbiasa memperlakukan orang lain dengan baik. Kalau di luar wilayah kampus, mungkin  saja perlakukan berbeda. Pernah ada kejadian di Tokyo, pria umur 20 tahun yang kebetulan half Japanese-Philippinos diinterogasi selama 7 jam karena tidak membawa paspor, ada juga seorang wanita yang sering kali distop dan diinterogasi oleh polisi karena terlalu tinggi + terlalu hitam untuk ukuran orang Jepang. Aneh ya.

Maka dari itu, buat temen-temen Indonesia, selalu pastikan membawa residence card kemanapun perginya, bahkan walaupun cuma ke supermarket sekalipun. Males banget to kalau harus berurusan sama polisi hanya gara-gara hal sepele.

^^Y

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s