Belakangan, ada satu konsep yang saya masih agak bingung. Ini bermula dari apa yang ditulis di kitab suci dengan apa yang saya pahami tentang kebesaran Tuhan. Kebingungan tentang apa yang harus diucapkan dan didaraskan ketika kita berdoa. Sederhana ya, hahaha. Tapi bikin kepikiran.

Di kitab suci ada sebuah ayat yang berbunyi “”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah , maka pintu akan dibukakan bagimu.” Saya pikir-pikir, ini kok agak melenceng dari apa yang saya pahami ya. Konsep yang saya pegang adalah Tuhan itu bukan seperti layaknya orangtua kita yang tidak bisa membaca pikiran. Dia kan dipercaya sebagai Mahatau, jadi ya apa masih perlu meminta apa yang kita inginkan. Wong Beliaunya kan sudah tau tanpa perlu kita minta toh?

Terlalu terfokus pada apa yang kita minta, sering membuat kita lupa untuk bisa berterima kasih atas apa yang sudah kita punyai. Kita disibukkan oleh keinginan memiliki apa yang tidak kita punyai. Bagi saya, doa itu adalah sarana untuk mengucap syukur. Nggak usah berdoa yang panjang-panjang, meminta ini itu, tapi malah nggak berucap syukur sama sekali. Kita terlalu sering mengeluh terhadap apa yang sudah terjadi dalam hidup. Padahal kalau mau dipikir-pikir lagi, sebenarnya tidak ada lagi ruang untuk berkeluh kesah lho.

Kalau masih bisa mengakses tulisan ini, berarti paling tidak, kita masih diberi kesehatan, masih bisa bernafas dengan bebas, masih bisa bangun dengan badan yang segar,masih bisa berjalan dengan dua kaki, masih bisa makan pakai mulut, dan berbagai macam berkah lainnya. Kondisi yang sering kita pikir, take for granted, padahal ya enggak gitu juga. Kalau ditelisik lebih lanjut, hal-hal sederhana yang sering kita lewatkan untuk disyukuri. Coba kita udah nggak dikasih tubuh yang sehat, kalau nafas harus dibantu ventilator atau tabung oksigen. Nggak nyaman sekali bukan?

Dulu, saya pernah lihat videonya siapa saya lupa, dia membuat tantangan untuk mengucapkan terima kasih setiap malam sebelum beranjak tidur. Kata dia, dengan bersyukur dan memberikan sugesti positif pada diri sendiri, maka hal-hal baik akan menghampiri dan hal-hal negatif akan menjauh pergi. Hmmm..cukup menarik sih idenya…

So, what is good today?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s